6 Cara Mengobati Batuk Pilek Pada Bayi yang Efektif

Sebagian besar orang tua yang memiliki buah hati masih bayi masih mencari-cari cara mengobati batuk pilek pada bayi yang alami dan terjamin aman serta bekerja efektif. Batuk dan pilek memang sering menyerang pada bayi dan membuat banyak orang tua menjadi panik.

Hal tersebut wajar karena pada usia bayi, sistem kekebalan tubuh masih dalam tahap penyesuaian atau adaptasi. Tak heran jika berbagai penyakit atau virus menjadi lebih mudah menjangkit dan mengganggu kesehatan.

Penyebab batuk dan pilek pada bayi

Batuk dan pilek pada bayi tidak muncul begitu saja. Ada beberapa penyebab yang membuat nayi menderita batuk dan pilek antara lain:

1. Adanya alergi

Batuk dan pilek dapat timbul karena adanya alergi yang diderita sang bayi. Alergi dapat muncul dari berbagai sumber seperti bulu binatang, penggunaan detergen atau sampo, debu, serbuk sari dan sebagainya. Semua sumber alaergi tersebut dapat masuk melalu rongga mulut atau terhirup melalui hidung dan akhirnya dapat mengganggu sistem pernapasan bayi.

Batuk dan pilek pun tak terelakkan. Oleh karenanya, penanganan batuk pilek pada bayi harus dilakukan secara tepat.

2. Terjadi infeksi karena virus

Virus utama yang menjadi penyebab terjadinya batuk dan pilek adalah virus influenza. Virus ini dapat tertular melalui udara dan kontak air liur. Virus biasanya diikuti dengan bakteri sehingga keduanya dapat menyerang semua organ pernapasan sang bayi seperti hidung, tenggorokan, bahkan sampai paru-paru.

Cara mengobati batuk pilek pada bayi yang efektif dan tanpa resiko

Memberikan obat batuk pilek yang mengandung bahan kimia pada bayi sebaiknya dihindari karena organ-organ dalam tubuh bayi masih berada pada proses penyesuaian. Terdapat beberapa cara alami dan natural untuk mengatasi batuk pilek pada bayi tanpa harus memberikan obat kimia:

1. Memberikan asupan sup ayam

Apabila bayi telah berusia lebih dari 8 bulan dan sudah mulai mengonsumsi makanan bertekstur halus, pemberian sup ayam sebagai salah satu menu makanannya adalah langkah yang bagus. Kandungan kaldu ayam mampu memberikan berbagai nutrisi yang dapat mempercepat proses penyembuhan batuk pilek pada bayi.

Terlebih sensasi hangatnya dapat melegakan hidung atau tenggorokan bayi yang tersumbat.

2. Menggunakan penyedot ingus (saline & bulb syringe)

Jika usia bayi masih terlalu kecil, sumbatan yang terjadi pada hidungnya saat batuk pilek pasti akan sangat mengganggu dan membuatnya rewel. Untuk itu,  penggunaan penyedot ingus adalah cara mengobati batuk pilek pada bayi 2 bulan yang paling tepat disamping memberikan asupan nutrisi lain.

3. Biarkan sang bayi mengonsumsi banyak air putih

Selain ASI atau makanan pendamping ASI, saat terserang batuk pilek, bayi haruslah mengonsumsi banyak air putih. Konsumsi air putih dapat membantu mengembalikan energi pada bayi. Selain itu, dengan konsumsi air putih juga dapat mengencerkan lendir yang membuat hidung dan tenggorokan tersumbat.

4. Lembabkan udara sekitar bayi

Melembabkan udara juga dapat mempercepat proses penyembuhan batuk pilek pada bayi. Gunakan alat pelembab udara atau isi baskom dengan air panas supaya uapnya melembabkan udara. Dengan demikian, lendir yang menyumbat tenggorokan serta hidung dapat mengencer.

5. Buat si bayi cukup beristirahat

Bayi memangbelum dapat mengontrol tenaga dan energinya secara sempurna. Padahal, jika terlalu kelelahan proses penyembuhan batuk pilek justru akan semakin terhambat. Untuk itu, pastikan sang buah hati beristirahat secara cukup baik siang maupun malam hari.

6. Olesi minyak kayu putih

Pengolesan minyak kayu putih yang menghangatkan dapat membuat pernapasan sang buah hati menjadi lebih lancar. Oleskan kayu putih pada bagian punggung dan dadanya.

Cemas dan panik adalah hal yang wajar ketika buah hati apalagi yang masih bayi terserang flu yang menyebabkan batuk dan pilek. Namun dengan cara mengobati batuk pilek pada bayi di atas, semoga dapat memberikan informasi yang tepat untuk penanganan efektif.

Refrensi materi: Wikipedia.org

About The Author